Lakukan Cara Berikut Ini Jika Tidak Ingin Reputasi Bisnis Rusak Di Dunia Online

Melalui internet, Anda dapat dengan mudah mempromosikan bisnis Anda. Pada saat yang sama, konten negatif tentang merek Anda juga dapat didistribusikan dengan mudah. Bagaimana cara melacak konten negatif tentang bisnis Anda?

Baca juga : Jasa Backlink dan Jasa Backlink PBN

Satu hal yang dapat Anda lakukan adalah menemukan perusahaan Anda di internet. Lalu, apa yang perlu Anda lakukan ketika Anda menemukan konten negatif tentang merek Anda? Ada beberapa langkah Verisign yang Anda lakukan.

1. Memaksimalkan potensi media sosial
Menurut survei terbaru We Are Social and Hootsuite pada Januari 2018, ada 130 juta orang di Indonesia yang aktif menggunakan media sosial. Itu sebabnya media sosial adalah salah satu platform paling penting untuk menjangkau audiens Anda.

Sama seperti Google, Facebook, Twitter dan LinkedIn memiliki algoritma untuk menentukan konten / akun yang terletak di bagian atas dalam hasil pencarian. Dengan konsisten membuat konten yang terkait dengan merek Anda di media sosial, Anda dapat membuat konten negatif tentang perusahaan Anda tidak muncul di bagian atas pencarian.

2. Jangan link ke konten negatif
Jika ada situs atau konten yang meniadakan merek Anda, kami sarankan Anda tidak memberikan tautan atau URL ke konten pada halaman / halaman Anda sendiri. Ini akan membuat situs didorong ke tingkat teratas dalam pencarian.

Tidak hanya itu, itu juga mendorong pelanggan Anda untuk berhenti dari situs Anda. Karenanya, kami mendorong Anda untuk menjawab atau menjawab konten negatif di situs web Anda sendiri.

3. Buat lebih banyak konten dan profil
Selain membuat profil perusahaan di Google, Bing, dan Yahoo !, Anda juga dapat membuat profil di situs seperti Yelp. Selain itu, Anda juga dapat membuat situs tentang bisnis Anda. Namun, pastikan Anda memiliki alasan untuk membuat situs web ini dan bukan hanya mengikutinya.

Jangan berhenti di situ, Anda juga dapat membuat blog yang berisi konten yang bermanfaat dan relevan bagi perusahaan. Menulis Anda tidak perlu panjang, yang penting adalah konsistensi.

8 Tips Kolase Bingkai Foto Yang Menciptakan Desain Untuk Bernostalgia

1. Memilih Status Dinding Kanan
Langkah pertama yang perlu Anda lakukan sebelum merakit kolase bingkai foto adalah menentukan bagian dinding. Pilih bagian dinding yang terbuka lebar dan terkena cahaya yang cukup, misalnya di ruang tamu. Pastikan juga ruang kosong di depan kolase bingkai foto Anda sehingga orang dapat melihat gambar. Lagi pula, kolase adalah tampilan Anda untuk ditampilkan kepada banyak orang, bukan?
Jangan paparkan kolase bingkai foto di koridor atau tangga tertutup. Lebar ruang 1,5 hingga 2 meter cukup bagus, tidak lebih kecil dari itu. Oleh karena itu, Anda bebas memasang bingkai foto ukuran apa pun.

Baca juga : Listening IELTS, IELTS Writing dan Speaking IELTS

2. Desain Crave Collage
Selanjutnya adalah merencanakan desain kolase bingkai foto yang Anda inginkan. Yang dimaksud dengan desain, Anda benar-benar mengukur dan menggambarnya di atas kertas. Tujuannya adalah untuk mendapatkan ide dan inspirasi sebanyak mungkin. Kemudian cocokkan ukuran bingkai foto di kolase.
Pastikan gambar Anda di atas kertas proporsional dengan ukuran dinding. Selama ukuran kedua sebanding, Anda dapat dengan mudah menentukan berapa banyak bingkai foto yang diperlukan.

3. Pilih desain bingkai foto
Pada dasarnya, Anda bebas membuat bingkai foto kolase apa pun. Berlian (berlian) dan persegi panjang biasanya paling sering dipilih. Pengaturannya sederhana namun tetap menarik. Bentuk hati, piramida, atau nama awal nama Anda tidak kurang bagus.
Jika dindingnya tidak jauh dari tangga, pastikan desain Anda mengikuti sudut tangga. Untuk memudahkan, Anda dapat menggunakan tali dan tombol sebagai penanda.

4. Pilih Bingkai Foto yang Sama atau Tidak?
Saat membuat kolase bingkai foto, satu hal yang perlu diingat adalah Anda tidak harus memilih bingkai foto yang sama. Bahkan, ada yang mengatakan bahwa kolase akan terlihat lebih indah jika bingkai fotonya mirip satu sama lain. Tapi aturan ini sangat ideal untuk gambar bertema alam, bukan gambar manusia.
Jika Anda ingin membuat kolase simetris dengan bingkai serupa, sebaiknya Anda memotret diri sendiri atau seseorang dengan gambar bertema alami (bunga, gunung, atau pohon). Tetapi jika kolase bingkai foto didominasi oleh citra manusia, carilah bingkai foto yang serupa tetapi tidak suka. Misalnya, warnanya sama tetapi teksturnya berbeda. Kesamaan bingkai foto ini berguna untuk meningkatkan nilai seni dalam kolase. Bingkai foto tampilan kolase akan menjadi lebih indah.

Cara Melacak File Unduhan di Android

Meskipun kedengarannya mudah, tidak semua orang dapat menemukan file yang diunduh, terutama pengguna awal.

Lalu, file apa yang diunduh? File ini adalah file yang Anda unduh dari browser misalnya. Namun, file ini berbeda dari file yang Anda unduh dari aplikasinya, seperti WhatsApp.
Seperti yang disebutkan oleh AndroidPit, temukan folder tempat file unduhan disimpan dengan sangat mudah. Bahkan, antarmuka di ponsel Android bervariasi. Namun, pada dasarnya, apa yang perlu Anda lakukan masih tetap sama. Berikut ini cara menemukan file yang Anda unduh.

Baca juga : Jasa Backlink dan Jasa Backlink PBN

1. Cari aplikasi File atau File Manager
Karena telepon seluler independen menghasilkan antarmuka untuk ponsel mereka, kadang-kadang, nama aplikasinya berbeda. Biasanya, untuk mengakses konten di ponsel, Anda dapat menemukannya di aplikasi bernama File atau File Manager.

2. Buka folder Unduhan
Di sini Anda akan menemukan semua file yang Anda unduh.

Pada ponsel yang menggunakan Marshmallow, Anda dapat mencari folder Unduhan di bawah Pengaturan> Penyimpanan & USB> Jelajahi> Unduh.